Skip to main content

Miss You

Di sekolah ini, aku sendiri tanpa seorang teman yang memperdulikan hidup ini. Hari-hari kulewati tanpa semua orang yang kucintai.

Hari ini, aku merindukan ayah tercintaku, ntah mengapa hati ini serasa ingin bertemu dengannya kembali. Kutunggu setiap malamnya, tapi tak ada mimpi yang menceritakan aku dan dirinya kembali.

Aku hanya ingin kembali bersamanya, karenanya aku bisa seperti ini. Kuukir namanya didalam hati ini, seolah kuukir secara permanent agar tidak ada yang bisa menggantikannya dan tidak akan pudar sampai kapanpun.

Aku ingin pulang, rasanya kepergian dirinya itu seolah hanya mimpi belaka, yang biasanya membuatkan aku makanan kesukaanku, yang biasanya menceritakanku suatu yang indah, yang biasanya memberikan motivasi terhebat itu, kini tiada lagi jejaknya.

Ingin kudengar kembali gurauan yang manis itu, hanya saja semua yang pergi tidak akan pernah bisa kembali. Hilang sudah harapan ini untuk selalu berjumpa dengan dirinya.

Langit ini kembali cerah, hanya saja tidak dapat mempengaruhi keadaan yang suram ini. Matahari bersinar dengan terangnya, namun tak akan pernah bisa menyinari hati yang berduka ini.
Ingin rasanya diri ini memeluk dirimu kembali, tapi semua hanya sebuah masalah lalu yang tidak akan pernah bisa aku lupakan selama hidup ini.

Andai saja, aku dapat mengulang waktu ini, tentunya aku akan tahu kapan ajal bisa memisahkan kita, terlarut dalam sebuah derita ini aku merasa semuanya hanya boneka yang tidak bergerak dan seolah bertanya ada apa dengan diri ini?.

Tetapi, semua orang tidak mengerti bagaimana rasanya kehilangan orang yang sangat disayanginya, mereka hanya menganggap itu adalah suratan dari Allah, tetapi mereka tidak pernah bisa mengerti!!!!!!!! bagaimana rasanya, mereka hanya bisa berbicara tanpa mengerti hati ini.

Sering kuingat bagaimana kasih sayang kita dulu, jujur itu membuatku rindu denganmu, rindu akan semua sikapmu, perhatianmu, semua motivasi dari dirimu itu.

Aku terlalu sering membuat dirimu kecewa, maafkan aku.

Comments

Popular posts from this blog

Asal Usul Pedamaran

Lebak Purun Pedamaran Indonesia adalah negara yang memiliki banyak pulau. Salah satunya adalah pulau Sumatera. Di setiap Pulau terdapat banyak sekali nama-nama daerahnya. Dan disetiap daerah memiliki sejarah dan keunikan yang  berbeda-beda pula. Salah satu daerah yang memiliki sejarah dan keunikan yang belum dikenal oleh masyarakat adalah daerah Pedamaran. Pedamaran adalah salahsatu memiliki sejarah dan keunikan yang sangat menarik. Namun, hal ini tidak banyak diketahui oleh khalayak banyak. Menurut kutipan dari (Abief,2017 :1) mengatakan bahwa, “terbentuknya daerah Pedamaran berasal dari Meranjat karena terdapat banyak kesamaan pada bahasanya.”  Sejarah terbentuknya daerah Pedamaran adalah sebagai berikut. Pada zaman dahulu, saat orang-orang belum menduduki di wilayah tersebut untuk ditinggali, daerah ini awalnya adalah daerah yang penuh dengan hutan. Di daerah ini terdapat banyak pohon damar. Karena daerah ini merupakan penghasil damar terbanyak, jadi banyak p...

Dengan Segenap Hati

Hari yang pernah aku jalani ini, tak selamanya mengalir lancar bak sungai. Tak selamanya senada dengan apa yang Allah rencanakan. Aku....... Hanyalah seseorang yang tak pernah tau apa arti kehidupan yang sebenarnya. Hanya seorang gadis yang telah ditinggal ayahnya yang sangat dia cintai. Aku... Tak selamanya bisa menjadi orang yang selalu dipandang tinggi oleh kalian, aku hanyalah seorang yang lemah dan tidak bisa apa-apa. Dengan segenap hati aku katakan, aku bukanlah orang yang sempurna didunia ini, aku juga bukanlah seorang yang selalu benar dalam kehidupanku. Aku adalah manusia biasa yang hanya mengadu pada diri-Nya. Hari demi hari kulewati di jeruji suci ini. Aku tak mengerti apa alasan ayah memaksaku masuk kedalam jeruji ini. Kulewati hari-hari bersama mereka yang sama sekali tidak pernah tau isi perasaan ini. Aku sempat berfikir untuk mengakhiri hidup ini, namun setelah sakaratul maut itu hampir menjemput disitulah aku baru sadar tentang arti kehidupan. Terima kasih at...

KELUARGA

        Harta terbesar yang aku miliki sekarang, tanpanya aku tidak bisa apa-apa lagi. Mereka yang rela mengorbankan waktunya untukku, mengorbankan tenaganya untukku, dan semua hanya untukku. Hari ini, aku mulai merindukan mereka lagi, ntah kapan akan bertemu kembali. Ingin rasanya, pergi dari penjara ini, tapi ini bukan waktu yang tepat untuk aku menemui mereka. Aku pun tak mengerti semuanya mengapa aku harus berpisah dengan mereka, padahal aku masih punya waktu untuk mereka, dan aku menyia-nyiakannya.       Tuhan, lindungi mereka, jaga mereka, bahagiakanlah mereka. Tolong, panjangkanlah umur mereka, agar kelak mereka melihatku sukses dan akan membahagiakan mereka, aku janji. Hari berganti hari, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun, masih saja aku tidak bisa bersama mereka.