Skip to main content

MAN INSAN CENDEKIA

Tidak terasa sekarang, setelah setahun lalu kita telah pergi dari pangkuan ayah dan ibu kita. Berharap sukses untuk kedepannya.

Tak banyak yang dapat kita katakan, hanya saja kita tidak bisa mengatakan bahwa kita merindukan mereka disana. Detik demi detik kita lalui, mencoba bertahan dalam sebuah masalah yang besar.

Selalu mencari cara agar kita dapat bertahan disini, bersama guru-guru yang sama halnya seperti kita, yang meninggalkan orangtuanya, istri/suaminya, anak2nya demi mencari sebuah kesuksesan itu.
Ini tahun kedua kita berada disini, tanpa orangtua tanpa adik dan kakak kita, tanpa teman kita, tanpa sahabat kita, tanpa semuanya. Selalu tersenyum didepan walau hati rapu didalam. Mencoba hal yang baru, mencoba berusaha, mencoba semua, walau jatuh untuk berapa kalinya.

Tidur tanpa ranjang dan kasur sebelumnya, yang sebenarnya tidak pernah kita rasakan dirumah. Yang biasanya manja, sekarang hanya bisa menghubungi mereka hanya seminggu sekali. Harus hemat, jika memang mau bertahan hidup untuk beberapa hari. Badan semua merah, karena airnya masih keruh, dan masih berbau logam, semua telah kita rasakan. Semua kita rasakan bersama, hidup berasrama yang serba kita beli sendiri, belum punya kamad yang sesungguhnya, belum ada sebuah pemimpin yang sesungguhnya, tapi semua berubah.

Niat hati, ingin pergi dari kehidupan di asrama itu, tapi apa daya hanya ingin membuat keluarga bangga disana.

Comments

Popular posts from this blog

Asal Usul Pedamaran

Lebak Purun Pedamaran Indonesia adalah negara yang memiliki banyak pulau. Salah satunya adalah pulau Sumatera. Di setiap Pulau terdapat banyak sekali nama-nama daerahnya. Dan disetiap daerah memiliki sejarah dan keunikan yang  berbeda-beda pula. Salah satu daerah yang memiliki sejarah dan keunikan yang belum dikenal oleh masyarakat adalah daerah Pedamaran. Pedamaran adalah salahsatu memiliki sejarah dan keunikan yang sangat menarik. Namun, hal ini tidak banyak diketahui oleh khalayak banyak. Menurut kutipan dari (Abief,2017 :1) mengatakan bahwa, “terbentuknya daerah Pedamaran berasal dari Meranjat karena terdapat banyak kesamaan pada bahasanya.”  Sejarah terbentuknya daerah Pedamaran adalah sebagai berikut. Pada zaman dahulu, saat orang-orang belum menduduki di wilayah tersebut untuk ditinggali, daerah ini awalnya adalah daerah yang penuh dengan hutan. Di daerah ini terdapat banyak pohon damar. Karena daerah ini merupakan penghasil damar terbanyak, jadi banyak p...

Dengan Segenap Hati

Hari yang pernah aku jalani ini, tak selamanya mengalir lancar bak sungai. Tak selamanya senada dengan apa yang Allah rencanakan. Aku....... Hanyalah seseorang yang tak pernah tau apa arti kehidupan yang sebenarnya. Hanya seorang gadis yang telah ditinggal ayahnya yang sangat dia cintai. Aku... Tak selamanya bisa menjadi orang yang selalu dipandang tinggi oleh kalian, aku hanyalah seorang yang lemah dan tidak bisa apa-apa. Dengan segenap hati aku katakan, aku bukanlah orang yang sempurna didunia ini, aku juga bukanlah seorang yang selalu benar dalam kehidupanku. Aku adalah manusia biasa yang hanya mengadu pada diri-Nya. Hari demi hari kulewati di jeruji suci ini. Aku tak mengerti apa alasan ayah memaksaku masuk kedalam jeruji ini. Kulewati hari-hari bersama mereka yang sama sekali tidak pernah tau isi perasaan ini. Aku sempat berfikir untuk mengakhiri hidup ini, namun setelah sakaratul maut itu hampir menjemput disitulah aku baru sadar tentang arti kehidupan. Terima kasih at...

KELUARGA

        Harta terbesar yang aku miliki sekarang, tanpanya aku tidak bisa apa-apa lagi. Mereka yang rela mengorbankan waktunya untukku, mengorbankan tenaganya untukku, dan semua hanya untukku. Hari ini, aku mulai merindukan mereka lagi, ntah kapan akan bertemu kembali. Ingin rasanya, pergi dari penjara ini, tapi ini bukan waktu yang tepat untuk aku menemui mereka. Aku pun tak mengerti semuanya mengapa aku harus berpisah dengan mereka, padahal aku masih punya waktu untuk mereka, dan aku menyia-nyiakannya.       Tuhan, lindungi mereka, jaga mereka, bahagiakanlah mereka. Tolong, panjangkanlah umur mereka, agar kelak mereka melihatku sukses dan akan membahagiakan mereka, aku janji. Hari berganti hari, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun, masih saja aku tidak bisa bersama mereka.