Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2017

Can't Go Now.

Malam itu, bertepatan dengan malam kepergianmu. Dan itu genap untuk yang ke-6 bulannya. Mungkin, ayah menegurku karena aku sudah jarang sekali berkunjung dirumah barumu. Aku minta maaf dengan sangat ayah, bukan disengaja tapi aku masih bingung untuk membagi waktuku. Sungguh, aku tak menyangka itu terjadi. Maaf ayah, aku memang sudah lama menginginkan ayah hadir dalam mimpiku, tapi tidak dengan mimpi itu ayah. Jujur, aku belum ingin pergi dari sisi ibu. Karena aku yakin, suatu saat nanti aku akan membuat ayah bangga padaku. Aku menolak bukan karena aku tidak merindukanmu, atau tidak ingin hidup denganmu disana. Tapi, aku masih ingin mencoba untuk bisa membuat ibu dan ayah bangga nantinya. Sekali lagi aku minta maaf ayah, aku disini dengan tujuan yang awal, bukankah ayah menginginkanku sukses terlebih dahulu ayah?, ayah aku mengerti keadaanmu sekarang, tapi apa pantas ayah menjemputku sekarang ayah, sedangkan aku disini dituntut untuk sukses nantinya dan bisa membuat ayah bangga. ...

SAVE YOUR MOUTH

Jeng, jaga lisan itu penting. Seharusnya kamu itu tau tempat, dimana tempat becanda dimana tempat buat serius. Seharusnya, kamu tadi gak usah bilang kek gitu, kan buat diri kamu terancam lagi. Sudahlah, sesalin aja gapapa tapi jangan diulangin lagi ya. Kamu harus berubah ya Jeng. Gak boleh kek gitu lagi. Kamu tau kan kalo udah berhadapan sama si kompor bakal parah jadinya, yaudah seharusnya kamu ngertilah, kamu gak boleh kek gitu lagi, pokoknya mulai sekarang kamu gak boleh kek gitu lagi, inget! JAGA LISAN!. Gak boleh kek gitu lagi. Kesalahan hari ini harusnya kamu jadiin pelajaran jeng, gak boleh dipikirin tapi di jalanin ya. Kamu bisa kok berubah, asal kamu punya tekad yang kuat, Jeng ayah udah pergi seharusnya kamu lebih bisa ngejaga diri kamu. Kejadian hari ini udah buat ayah kamu sedih disana, kamu harusnya mikir jeng! Jangan jadi anak yang gak tau diuntung buat keluarga kamu!. Jangan cuma nyusahin ibu kamu! kamu harus jadi orang yang jujur dan berakhlak! Jeng, mulut kamu it...

R I N D U

Ayah, aku disini menunggu dirimu, menunggu ayah untuk hadir dalam mimpiku. Dapatkah ayah hadir malam ini?, ayah aku sudah cukup lelah disini, disini tanpa ada dirimu. Sampai sekarang, aku tak tau harus bagaimana lagi. Biarlah aku hidup seperti air yang mengalir, biarkan saja ayah. Aku benci ini ayah, aku benci hidupku tanpamu. Ayah, aku berharap ayah dapat datang ke mimpiku lagi. Jujur, aku merindukanmu ayah. Rindu akan sosok dirimu, akan senyummu, canda tawamu, dan semuanya yang ada dalam dirimu ayah. Beri aku kesempatan untuk bisa bertemu dengan dirimu lagi. Tak banyak yang akan aku sampaikan padamu, aku hanya ingin mengatakan bahwa aku merindukanmu, tiada yang dapat menggantikan dirimu didalam hatiku. Hariku ini hanyalah hari yang tak indah seumur hidupku. Aku lelah disini, aku ingin denganmu disana. Ayah, apakah ayah juga merindukanku? atau ayah tidak merindukanku sama sekali? Ayah, berikan aku waktu untuk bisa bertemu dengan dirimu. Ayah, jika Allah memberikan petunjuk d...